Penulis mempertimbangkan untuk beralih menggunakan GNU GRUB (GRand Unified Bootloader) (Dubbs 2021) sebagai bootloader utama bertujuan untuk memudahkan multi boot dengan sistem operasi lainnya. GRUB juga mendukung sistem legacy, meski sistem operasi modern sudah beralih ke dukungan sistem efi saja.
GRUB di sistemd NixOS agak lebih lambat sekian detik, dari pada menggunakan systemd-boot bootloader secara bawaan. Hal ini tidak menjadi masalah. Wajar, karena sistem initnya menggunakan systemd. Akan tetapi, jika GRUB digunakan untuk sistem operasi non systemd, akan terasa lebih cepat performanya.
Jadi, bagaimana mengubah dan mengganti bootloader systemd-boot ke GRUB? Berikut panduannya di NixOS.
1 Unmout partisi boot
Pertama lepaskan kait partisi boot. Sebagai contoh, partisi /boot
adalah /dev/sda1
.
Terminal
sudo unmount /dev/sda1
2 Mengganti mounpoint partisi efi
Kemudian kaitkan kembali partisi menuju /boot/efi
.
Terminal
sudo mkdir -v /boot/efi
sudo mount /dev/sda1 /boot/efi
3 Mengganti filesystems partisi efi
Setelah berhasil memindahkan partisi boot ke /boot/efi
, selanjutnya mengganti filesystem untuk fstab
agar dikaitkan secara otomaris di setiap booting.
Terminal
sudo nano /etc/nixos/hardware-configuration.nix
hardware-configuration.nix
fileSystems = {
1 "/boot/efi" = {
device = "/dev/disk/by-uuid/7442-FC29";
fsType = "vfat";
options = [ "fmask=0022" "dmask=0022" ];
};
};
- 1
-
Ganti dari
/boot
menjadi/boot/efi
.
Kemudian tekan Ctrl-oCtrl-o untuk menyimpan, lalu EnterEnter.
4 Ganti konfigurasi bootloader
Selanjutnya, pastikan untuk menonaktifkan sistemd-boot, dan mengaktifkan GRUB di konfigurasi NixOS.
Terminal
sudo nano /etc/nixos/configuration.nix
configuration.nix
- 1
-
Ganti ke
false
untuk menonaktifkansystemd-boot
. - 2
-
Lokasi mountpoint untuk partisi sistme efi, yaitu
/boot/efi
. - 3
-
Aktifkan
grub
sebagai alternatifsystemd-boot
. - 4
-
Device ke
nodev
untuk menentukan partisi efi secara fleksibel. - 5
-
Opsional, aktifkan
useOSProber
jika menggunakan dualboot.
Kemudian tekan Ctrl-oCtrl-o untuk menyimpan, lalu EnterEnter.
5 Bangun ulang sistem NixOSnya
Setelah mengatur konfigurasi bootloader NixOS, selanjutnya bangun ulang NixOS agar menerapkan konfigurasi yang sudah ditetapkan. Serta gunakan parameter --install-bootloader
untuk memasang GRUB *bootloader yang baru.
Terminal
sudo nixos-rebuild switch --install-bootloader
Jalankan reboot sistem komputernya, kemudian tampilan bootloader akan menjadi GRUB.
Baik, itu saja panduan pemasangan GRUB bootloader di NixOS. Jika Anda mempunyai pertanyaan, saran dan kritikan silahkan kirim ke surel atau telegram atau instagram.
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk pembaca semuanya.
References
Reuse
Citation
@online{qurrotul_ainur2025,
author = {Qurrotul Ainur, Hervy},
title = {Mengganti Systemd-Boot {Menjadi} {GRUB} {Bootloader} Di
{NixOS}},
date = {2025-02-20},
url = {https://hervyqa.dev/blog/mengganti-systemd-boot-menjadi-grub-bootloader-di-nixos/},
langid = {en}
}